Cefaclor ialah obat yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi bakteri

Cefaclor ialah obat yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi bakteri. Cefaclor ialah obat antibiotik kelompok sefalosporin. Obat ini ada berbentuk sirop, kapsul, dan kaplet.

Cefaclor bekerja dengan hentikan perkembangan bakteri pemicu infeksi yang ada pada tubuh. Beberapa macam penyakit karena infeksi bakteri yang dapat diobati dengan cefaclor ialah infeksi kandungan kemih, infeksi telinga, infeksi kulit, atau infeksi aliran pernafasan. Obat ini cuman bisa dibeli dengan resep dokter.
Peringatan Saat sebelum Memakai Cefaclor:
Beritahu dokter bila Anda mempunyai alergi pada obat ini atau antibiotik kelompok sefalosporin yang lain.
Beritahu dokter bila Anda menanggung derita penyakit ginjal atau masalah pencernaan, seperti kolitis.
Beritahu dokter bila Anda sedang memakai beberapa obat lain, terhitung suplemen dan produk herbal.
Tidak boleh memakai obat ini saat ingin lakukan vaksinasi tertentu, seperti vaksinasi BCG dan tifoid. Beritahu dokter bila Anda ingin lakukan vaksinasi saat sebelum memakai cefaclor.
Selekasnya ke dokter bila Anda alami reaksi alergi obat dan overdosis sesudah konsumsi cefaclor.
Jumlah dan Ketentuan Gunakan Cefaclor
Di bawah ini ialah beberapa penyakit karena infeksi bateri yang dapat ditangani dengan cefaclor:

Infeksi telinga.
Faringitis.
Tonsillitis.
Infeksi aliran pernafasan, seperti pneumonia.
Infeksi aliran kemih.
Infeksi kulit.
Jumlah cefaclor untuk dewasa: 250-500 mg, 3x satu hari setiap 8 jam.
Jumlah cefaclor untuk beberapa anak: 20-40 mg/kgBB, 3x satu hari setiap 8 jam.

Langkah Memakai Cefaclor dengan Betul
Pakai cefaclor seperti panduan dokter atau info yang tertera di paket obat.

Cefaclor ada berbentuk sirop, tablet, dan kapsul. Cefaclor kapsul dan sirop dapat diminum saat sebelum atau setelah makan. Sementara cefaclor tablet dapat dimakan 1 jam sesudah makan.

Tidak boleh hentikan konsumsi cefaclor secara tiba-tiba, tanpa konsultasi dahulu sama dokter. Pakai obat ini sampai habis walau tanda-tanda yang dirasa telah lebih baik.

Hubungan Cefaclor dengan Obat Yang lain
Cefaclor mempunyai potensi memunculkan hubungan dengan beberapa obat bila dipakai bertepatan. Di bawah ini beberapa hubungan yang bisa terjadi:

Turunkan efektifitas vaksin BCG dan vaksin tifoid.
Tingkatkan resiko berlangsungnya efek bila dipakai bersama probenecid, warfarin, estradiol.
Tingkatkan resiko berlangsungnya kerusakan pada ginjal, bila dipakai bersama antibiotik kelompok aminoglikosida.
Dampak Samping dan Bahaya Cefaclor
Beberapa efek yang bisa tampil sesudah konsumsi cefaclor ialah:

Diare
Muntah dan mual
Sakit di perut
Sakit di kepala
Gatal-gatal
Cefaclor dapat memunculkan efek yang lebih serius, misalnya:

Fases berdarah
Kram perut
Demam
Kulit dan mata menguning
Ngilu persendian dan badan berasa kurang kuat
Urin warna gelap
Tidak sadarkan diri
Selekasnya ke dokter jika tampil tanda-tanda itu, atau jika Anda alami reaksi alergi obat, seperti timbulnya ruam kulit, bengkak pada bibir dan kelopak mata, atau napas sesak.

Saksikan selanjutnya tentang:

Abses Gigi
Bisul
Brucellosis

One Response to Cefaclor ialah obat yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi bakteri

  1. This will surely be added on my bookmark.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *