Cefoperazone-sulbactam ialah obat yang dipakai untuk tangani bermacam keadaan yang karena infeksi bakteri

Cefoperazone-sulbactam ialah obat yang dipakai untuk tangani bermacam keadaan yang karena infeksi bakteri. Kombinasi di antara cefoperazone dan sulbactam dalam satu obat, dipakai untuk menyembuhkan:

Meningitis, yakni infeksi pada selaput yang melingkari otak dan saraf tulang belakang.
Infeksi aliran pernafasan.
Infeksi rongga perut.
Infeksi aliran kemih.
Infeksi kulit dan jaringan lunak.
Infeksi tulang dan persendian.
Septikemia atau infeksi saluran darah.
Infeksi ginekologi, yakni infeksi dan infeksi pada organ reproduksi wanita, seperti penyakit radang panggul, vaginitis (vagina), serviceitis (leher rahim), atau vulvitis (vulva).
Peringatan:
Berharap waspada bila mempunyai kisah alergi penicillin, menanggung derita masalah ginjal, penyakit liver, atau kekurangan nutrisi.
Pasien yang memakai cefoperazone-sulbactam untuk periode waktu lama, dianjurkan untuk jalani pengecekan peranan ginjal dan hati.
Beritahu dokter bila sedang memakai beberapa obat yang lain, terhitung herba atau suplemen yang dicemaskan memunculkan hubungan obat yang tidak diharapkan.
Bila terjadi reaksi alergi atau overdosis, selekasnya jumpai dokter.
Jumlah Cefoperazone-Sulbactam
Di bawah ini jumlah cefoperazone-sulbactam yang disarankan untuk orang dewasa dan beberapa anak:

Dewasa – perbedaan kandungan cefoperazone dan sulbactam ialah 1:1. Jumlah suntik cefoperazone-sulabactam yang diberi oleh dokter untuk tangani infeksi enteng-sedang ialah 1-2 gr setiap hari. Untuk infeksi yang lebih serius, jumlah diberi optimal 4 gr setiap hari. Masing-masing jumlah dipisah secara rata jadi 2 kali pemberian, dalam jarak pemberian 12 jam.
Beberapa anak – perbedaan kandungan cefoperazone dan sulbactam ialah 1:1. Jumlah yang diberi oleh dokter ialah 20-40 mg/kgBB setiap hari, yang dipisah secara rata jadi seringkali pemberian, dalam jarak pemberian 6-12 jam. Untuk tangani infeksi serius, jumlah optimal ialah 160 mg/kgBB setiap hari, yang dipisah jadi 2-4 kali pemberian.
Memakai Cefoperazone-Sulbactam dengan Betul
Cefoperazone-sulbactam diberi lewat suntikan ke pembuluh darah vena atau lewat infus, oleh dokter atau tenaga kesehatan sesuai perintah dokter.

Hubungan Obat
Jauhi pemakaian beberapa obat di bawah ini bertepatan dengan pemberian cefoperazone-sulbactam yang bisa memunculkan hubungan obat tidak diharapkan:

Heparin atau warfarin: tingkatkan resiko pendarahan.
Aminoglikosida: tingkatkan resiko masalah peranan ginjal.
Ketahui Dampak Samping dan Bahaya Cefoperazone-Sulbactam
Beberapa efek yang bisa terjadi sesudah diberi suntikan cefoperazone-sulbactam ialah:

Diare.
Demam.
Mual.
Muntah.
Eosinofilia, yakni tingginya kandungan salah satunya tipe sel darah putih (eosinofil).
Permasalahan kulit, seperti ruam, biduran (urtikaria), dan gatal (pruritus).
Saksikan selanjutnya tentang:

Abses Gigi
Bisul
Brucellosis

3 Responses to Cefoperazone-sulbactam ialah obat yang dipakai untuk tangani bermacam keadaan yang karena infeksi bakteri

  1. Completely defined, keep it up all the time

  2. CyrilCrivy berkata:

    cefdinir spectrum coverage [url=https://cefdinir22.us]cefdinir antibiotic urinary infection[/url] omnicef drug class
    omnicef pricing cefdinir generic names cefdinir for uti infection

  3. Inhddt berkata:

    best price viagra 50mg – cheap viagra pills usa buy viagra with mastercard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *